Terjemah fiqih mabadi juz 4 (mengusap permukaan muzah)

June252013
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh smile


Fat1hah.gif




Silahkan membaca posting sebelumnya jika arek belum tahu.

Selamat Membaca dan Menyimak yo Rek !



Muzah atau khufah ialah sepatu yang sering di gunakan masyarakat timur tengah untuk berperang atau bepergian jauh pada zaman dulu dan jarang pada zaman sekarang di gunakan,sepatu ini terbuat dari kulit binatang atau benda keras dan melekat pada kulit kaki sehingga air tak bisa memasukinya.

muzah-atau-khufah.jpg

Mengusap permukaan bagian atas dan kedua sepatu muzah atau khufah itu adalah merupakan rukhsah atau keringanan yang di berikan oleh Allah ta'ala kepada kaum adam dan kaum hawa,baik di waktu bepergian ataupun dalam hadlar yakni tidak bepergian,juga karena adanya udzur atau tidak ada udzur apapun.

Syarat syarat sahnya mengusap

1.Hendaklah kedua sepatu muzah itu kuat yang dapat di pergunakan untuk melangsungkan perjalanan secara terus menerus dengan kedua sepatu tersebut.
2.Hendaklah kedua sepatu muzah itu di buat dari pada kulit tahunan kain yang kuat ataupun yang sebangsa denganya,yang sekiranya dapat menahan sampainya air masuk ke dalam kaki.
3.Hendaklah memulai dalam mengenakan kedua sepatu muzah tersebut dalam keadaan suci yang sempurna.
4.Hendaklah sepatu muzah itu dapat menutupi tempat yang semestinya di basuh dari kedua kaki tersebut.

Jarak waktu membasuh

Jarak waktu membasuh untuk orang yang mukim yakni tidak sedang bepergian ialah selama sehari semalam,sedangkan bagi orang yang musafir yakni yang sedang bepergian ialah tiga hari dengan malamnya sekali di mulai sesudah berhadast yang terakhir mengenakan sepatu muzah tersebut.

Hal hal yang membatalkan membasuh

Membasuh kedua sepatu muzah itu menjadi batal dengan sebab melepaskan sepatu muzah tadi,juga karena habisnya jarak waktu yang telah di tentukan diatas tadi,demikian pula menjadi batal sebab sesuatu hal yang menyebabkan di wajibkanya mandi.

Ojo Lali Rating Artikel ini yo Rek


beri-rating.png


Walhamdulillahi Rabbil'alamin
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

1 tanggapan untuk "Terjemah fiqih mabadi juz 4 (mengusap permukaan muzah)"

adminya pada 15:59, 27-Jun-13

assalamualaiku ane baru di sini slm kena kawan

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Email:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar


 
Kembali ke Atas